Senin, 14 Januari 2013
another T
Sabtu, 29 Desember 2012
Air Tanah, Sebuah Dilematika Potensi Sumber Daya
Tak bisa kita pungkiri bahwa kehidupan manusia sangatlah tergantung pada air. Air yang dimaksud tentu bukan air sembarangan, melainkan air yang kualitasnya terjamin bersih dan kuantitasnya juga cukup. Menurut FAO (2010) Indonesia memiliki banyak sekali sumber air potensial yakni mencakup 80 % air permukaan (misalnya air sungai dan danau) dan 20 % air tanah. Namun, potensi air permukaan sebesar 80% itu malah hanya dimanfaatkan sebesar 21% dan sebagian besar masyarakat menggunakan air tanah untuk memenuhi kebutuhannya.
Ketergantungan pada air tanah
semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk. Contohnya di
Kabupaten Lembang, penduduk yang mendapatkan akses air PDAM hanya sekitar 27%.
Nah, sisanya? Tentu saja menggunakan sumber lain, antara lain air tanah. Tapi
tanpa kita sadari, pengambilan air tanah terus menerus ini memberi dampak penurunan
muka air tanah. Berdasarkan penelitian Murad Ali (2008), terjadi penurunan muka
air tanah hingga 30 m di Cekungan Air Tanah Bandung – Soreang. Penurunan muka
air tanah ini bisa disebabkan banyak faktor. Yang pertama, karena jumlah air
yang diambil jauh lebih banyak daripada air hujan yang terserap dan yang kedua
karena daerah untuk meresapkan air hujan semakin semakin akibat makin banyaknya
kawasan hutan yang menjadi pemukiman, perkebunan, dan kegiatan pariwisata. Hal
ini menyebabkan sebagian air hujan tidak bisa meresap ke tanah, melainkan
mengalir ke saluran drainase menuju sungai. Well,
hal ini juga yang menyebabkan drainase dan sungai kelebihan tampungan sehingga
meluap dan banjir.
Semakin menurunnya muka air tanah ini lama kelamaan akan menyebabkan kekeringan di daerah yang bersangkutan. Seperti misalnya yang baru-baru terjadi di kawasan Cekungan Air Tanah Lembang. Berdasarkan informasi dari Pikiran Rakyat (2012) diberitakan bahwa beberapa kecamatan di Kabupaten Bandung Barat mengalami kesulitan mengakses air bersih karena air tanah yang biasa mereka gunakan tidak ada airnya. Selain masalah kelangkaan, air tanah yang semakin berkurang dapat menyebabkan amblesnya tanah. Amblesan tanah tidak dapat dilihat seketika, namun dalam kurun waktu yang lama dan terjadi pada daerah yang luas. Bisa dibayangkan kan kalau tanah sampai ambles atau longsong? Bisa-bisa mengakibatkan masuknya air laut ke daratan dan rusaknya bangunan serta memakan korban jiwa.
Nah, itu masalah kuantitas air tanah. Kualitas air tanah juga tidak kalah pentingnya dipertimbangkan. Tidak semua air tanah memiliki kualitas yang baik, seperti yang terjadi di kawasan Bandung Timur (Pikiran Rakyat, 2012) yang karena kondisi alami tanah tersebut sehingga rasanya asin dan warnanya yang kekuningan. Selain itu kualitas air juga bisa terganggu karena pencemaran tanah dari septic tank / limbah industri yang mengenai air tanah. Mungkin sudah jadi kebiasaan masyarakat Indonesia menghadapi masalah ini dengan cara memasak air. Tapi tahu ga sih sebenarnya cara ini belum menjamin bahwa air tersebut aman untuk diminum karena pemanasan (oksidasi) dapat memicu terjadi reaksi-reaksi lain pada air. Seperti meningkatnya kandungan nitrat dalam air yang dapat menyebabkan methemoglobinemia terkhusus pada bayi (baby blue syndrom). Dan dampak lainnya adalah isu pemborosan energi. Ya iya dong... Kita memasak air tapi ternyata efeknya itu cuma mematikan kuman tetapi tidak menghilangkan zat bahaya lain di dalam air tersebut. Oleh karena itu, bagi kita pengguna air khususnya tanah di rumah, sebaiknya menggunakan air dengan bijak sehingga keberlanjutan sumber air kita tetap terjaga.
Kita harus tau, bahwa sebenarnya kita perlu suatu teknologi
yang bisa menjamin kebersihan air minum kita. Salah satunya adalah pemurni air
seperti misalnya produk Pure It dari Unilever yang telah terbukti dapat
menghasilkan air yang terbebas dari zat berbahaya, bakteri, bahkan virus
sekalipun. Teknologi on site treatment seperti
ini yang sebenarnya paling cocok diterapkan di Indonesia mengingat banyaknya
daerah di Indonesia yang belum memiliki jaminan air bersih.
Dengan demikian, daerah yang kualitas air tanahnya belum baik dapat menggunakan teknologi ini. Air PDAM juga tidak bisa langsung diminum mengingat keadaan perpipaan yang sudah tua dan kandungan klor yang cukup tinggi sehingga membutuhkan pengolahan sebelum diminum.
Menggunakan air tanah memang suatu dilematika bagi kita karena PDAM di Indonesia juga belum dapat memenuhi kebutuhan air bersih baik dari segi kualitas dan kuantitas. Namun di sisi lain, air tanah sebagai sumber air yang paling murah dan mudah diakses oleh masyarakat juga harus dijaga kelangsungannya.
Think again.
Nature will give you good impacts if you keep its sustainability.
Sumber referensi:
http://heruhendrayana.staff.ugm.ac.id/web/down/dampakabt.pdf
http://www.pikiran-rakyat.com/node/204649
http://www.pikiran-rakyat.com/node/178297http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&cad=rja&ved=0CEYQFjAG&url=http%3A%2F%2Flontar.ui.ac.id%2Ffile%3Ffile%3Ddigital%2F123201-GEO.038-08-Wilayah%2520Penurunan-Analisis.pdf&ei=iQLfUJGxM4mnrAf90IDIAg&usg=AFQjCNGf2Y38Jo-8tr4KWnN04xn6MJNf5A&sig2=d-aXahyfPPPMgDEpgaMPnQ&bvm=bv.1355534169,d.bmk
Jumat, 27 Januari 2012
the other 'T' (again). Oh my..
sebentar lagi dilanjutkan dengan yang namanya tesis. Ohh..
Tetap semangat.
Haik.
Senin, 06 Juni 2011
Senin, 30 Mei 2011
Kamis, 05 Mei 2011
Lovely Advice
Health:
1. Drink plenty of water.
2. Eat breakfast like a king, lunch like a prince and dinner like a beggar.
3. Eat more foods that grow on trees and plants and eat less food that is manufactured in plants.
4. Live with the 3 E’s - Energy, Enthusiasm and Empathy
5. Play more games.
6. Read more books than you did in 2010.
7. Sit in silence for at least 10 minutes each day.
8. Sleep for 7 hours.
9. Take a 10-30 minutes walk daily. And while you walk, smile.
Personality:
1. Don’t compare your life to others. You have no idea what their journey is all about.
2. Don’t have negative thoughts or things you cannot control. Instead invest your energy in the positive present moment.
3. Don’t over do. Keep your limits.
4. Don’t take yourself so seriously. No one else does.
5. Don’t waste your precious energy on gossip.
6. Dream more while you are awake.
7. Envy is a waste of time. You already have all you need.
8. Forget issues of the past. Don’t remind your partner with his/her mistakes of the past. That will ruin your present happiness.
9. Life is too short to waste time hating anyone. Don’t hate others.
10. Make peace with your past so it won’t spoil the present.
11. No one is in charge of your happiness except you.
12. Realize that life is a school and you are here to learn. Problems are simply part of the curriculum that appear and fade away like algebra class but the lessons you learn will last a lifetime.
13. Smile and laugh more.
14. You don’t have to win every argument. Agree to disagree.
Society:
1. Call your family often.
2. Each day give something good to others.
3. Forgive everyone for everything.
4. Spend time with people over the age of 70 & under the age of 6.
5. Try to make at least three people smile each day.
6. What other people think of you is none of your business.
7. Your job won’t take care of you when you are sick. Your friends will. Stay in touch.
Life:
1. Do the right thing!
2. Get rid of anything that isn’t useful, beautiful or joyful.
3. However good or bad a situation is, it will change.
4. No matter how you feel, get up, dress up and show up.
5. The best is yet to come.
6. Your Inner most is always happy. So, be happy.
(via notesfromaira)
f/ dachi’s (again)
Jumat, 29 April 2011
Kamis, 28 April 2011
Challenge?
Please think for a while, I'll give you 10 secs.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Okay, time's up?
Challenges is something that is hard to overcome, it’s about fighting for some goal, and it’s a continous process towards growth, learning, and understanding. Challenges is something we can choose, we gonna take it or we don’t.. It also can be a competition or fighting.. Face the challenges is get out of the comfort zone.
So, what do you think?
Take it or leave it?
Taken f/ : dachi's tumblr
Jumat, 22 April 2011
Weird BBM Conversation
Y: Belum tau, kayaknya ga ikutan wisuda Juli.
X: Ane juga, apalagi setelah kemarin banyak halangan dan rintangan.
Y: Halangan apa? Bahasanya udah kaya OST Kera Sakti aja.
X: Iya, ngumpulin data kesana kemari kemarin tuh percuma, salah tempat ternyata. Maneh kenapa?
Y: Mau ngecilin badan dulu, biar hemat kain.
X: !@#$%^&*
Love ya Dad!
Actually I really want to fullfil their expectation, but.. my research hasn't start yet :(
It needs a lot of preparations.
reactor, plant, wastewater, administration, place to do, laboratory, and many more, and many more. Yeah, it's like a justification for me actually. Sorry :(
But, it was a relief when my dad said "Oh, it's okay, just do your best, Dear.. :)
I know he was dissapointed, but he just didn't want to push me too much.
Thank you Father, I really love you!!
Minggu, 10 April 2011
Contacting in Praying, Connected with GOD
Mariana Marselina 15307086
Merry Sianipar 15307120
Yanita Hanastasia 15307012
Kenal dekat setelah di TL. I'm so grateful having them. :D
Pertemanan kami cukup simpel. Walau sudah sangat dekat, tapi jarang sekali jalan bareng ke luar kampus, kisaran perjalanan kami seringnya ya hanya di kampus saja.
Mariana Marselina
Si cerdas yang rendah hati :D
Merry Sianipar
Hard waver but wise ;p
Yanita Hanastasia
Miss perfeksionis merangkap good listener :)
Unik, ditambah saya yang kayaknya gabungan dari ketiganya (perasaan..) HAHAHAHA
Makin senang lagi, sejak tingkat empat ini, aku, Marsel, dan Merry mulai berkontak melalui doa.
Yeah, four grade is hard enough, man.
Mulai dari keribetan masing2 tugas akhir dari kami (yang berbeda-beda: air, tanah, dan udara), masalah romantisme yang menambah kegalauan (HAHAHAHA), dan hubungan pribadi dengan sesama (dan Tuhan juga) yang kadang ga lancar.
Rasanya sih, kalau cuma curhat curhatan ga akan menyelesaikan masalah.
We need a real action!
that is PRAYING
Menurut blog yang pernah saya baca, doa adalah manisfesto kehidupan. Setiap keluh kesah dan rasa bahagia ditumpahkan dalam doa.
"Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya"
(Yohanes 14:14)
Bener2 bersyukur, bisa saling menguatkan dalam doa, dan kita pun jadi tahu pergumulan masing2 dari kami. Bukan hanya sebagai sarana meminta pada Tuhan, kontak doa ini juga melatih saya untuk mendoakan orang lain juga. Karena sepertinya saya lebih sering mendoakan segala sesuatu yang berkaitan dengan saya, yeah, entah itu orangtua saya, studi saya, kehidupan saya, saya, saya, dan saya. Ga baik juga bagi kesehatan. Kesehatan rohani tentunya :P
Ke depannya, kita bertiga berharap bisa lebih memperluas jaringan kontak doa ini, yaa.. Mencakup angkatan TL 2007 mungkin. Wahh, rindu sekali.
Kalau iklan Yak*lt bertanya: "Sudahkah Anda minum Yak*lt hari ini?"
Kayaknya pertanyaan yang kalah menarik: "Sudahkah kita berdoa hari ini?"
God bless
Kamis, 07 April 2011
Pasti Bisa Baca!!
Murenut sautu pelneitian di Uinervtisas Cmabridge, utruan hruuf dlaam ktaa tiadk penitng. Ckuup huurf petrama dan trekahhir ynag ada pdaa tepmatyna. Siasyna bsia dtiluis bernataakn, teatp ktia daapt mebmacayna. Ini dsieabbkan kaerna oatk ktia tdiak m…ebmcaa huurf per hruuf, nmaun ktaa per ktaa.Laur bisaa kan?Sdaar aatu ngagk klaian brau sjaa mambcea dgnaen tiluasn ynag batrantakan.
(sumber:kaskus.us)









